"Cashzine - Aplikasi Buat Duit Percuma Terbaik Yang PERLU anda miliki"

Cara Buat Duit Dengan Aplikasi Cashzine: Peluang Jana Side Income lebih RM100 Dalam Sehari Melalui Aplikasi Cashzine. (Scroll ke bawah untuk bukti pembayaran terkini daripada Cashzine

Cordyceps:Herba luarbiasa dan apa kehebatannya?

Pernahkah anda mendengar Cordyceps? Atau anda pernah melihat? Mungkin tak pernah dengarkan... Dan tak pernah lihat pun. Sama jugalah macam saya. Saya cuba ceritakan serba sedikit tentang Cordyceps ni. Walaupun bagaimanapun saya cuba fahamkan anda semua mengenainya samada dari tempat asal ataupun khasiat Cordyceps ini.

Cara Mudah Jadi Youtuber Terhebat

Ketahui cara bagaimana untuk menjadi Youtuber. Video yang senang difahami dan penuh dengan semua info yang perlu sebagai Youtuber. Dari asas kepada SEO, teknik Viral, Fb ads serta Mengandungi Teknik dan Rahsia Youtuber yang memiliki JUTAAN Subscriber..

Wanita kelihatan anggun dengan Hasanah Lipmatte

90% pengguna GEMBIRA dan TERUJA dengan Hasanah Lipmatte. Dah jadi trending bagi wanita abad ini. Bukan setakat mencantikkan bibir si pemakai malah dapat menaikkan keyakinan anda sepanjang hari.

9/10 Rezeki Perniagaan: Dari SOLOpreneur ke ENTREpreneur menjadi GLOBALpreneur

Cara Mulakan dan Kembangkan Perniagaan Ke Tahap Yang Lebih Tinggi Dengan Modal Minima.


 


Memaparkan catatan dengan label Pedoman. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label Pedoman. Papar semua catatan

Jumaat, 18 Disember 2020

Jangan hairan kalau sekarang ada golongan yang menolak politik Islam, perpaduan dan masih nak berdendam

 


Ustadz ABDUL SOMAD, bertanya kepada jama'ahnya,

UAS 😗 : "Andai kita hidup pd zaman Fira'un, kira-kira kita jadi pengikut siapa, Fir'aun atau Nabi Musa ?".

Jama'ah : "Musaaaaa."  (Jawab jama'ah dgn jelas).

UAS 😗 "Yakiiin ?".

Jama'ah 😗 "Yakiiiiiin....."

UAS 😗 Tapi yang membangun kota Mesir...., Fir'aun. Yang bangun infrastruktur juga dia. Yang bangun piramida...., Fir'aun. Yang paling kaya...., Fir'aun. Yang punya bala tentara banyak dan kuat...., Fir'aun. Yang punya banyak pengikut....., Fir'aun. Yang bisa memberi perlindungan dan jaminan......, Fir'aun. Yang Berkuasa......., Fir'aun. Yang bisa menyediakan makanan Dan minuman........, Fir'aun. Yang bisa adakan hiburan......., Fir'aun. Yang bisa buat pusat perbelanjaan........, Fir'aun. Bahkan jika teknologinya sudah ada mungkin Kartu Mesir Sehat dan Kartu Mesir Pintar juga dibuatnya."

Sementara Nabi Musa......, siapa dia ???. Hanya seorang penggembala kambing. Bicara saja tidak fasih alias cadel (akibat pernah memakan bara api diwaktu bayi). Hanya memiliki sebatang tongkat butut

Masih yakin mau ikut Nabi Musa........???.  Tanya UAS sekali lagi.

Jamaah terdiam...

UAS 😗 "Kerjaan Nabi Musa hanya sebagai penjaga kambing, tiba-tiba mau mengajak kita menyeberangi lautan,,, tanpa memakai sampan, tanpa prahu, tanpa kapal. Apakah yakin kita mau ikut Nabi Musa ????"

Tak satupun jama'ah berani menjawab, semua tertunduk, diam seribu bahasa.

UAS 😗 Betapa sesungguhnya manusia zaman Firaun dan zaman sekarang, tidak Ada bedanya. Di Zaman sekarang ini, mayoritas semua tergila² pada harta, wanita, pangkat, jabatan, pujian, rayuan. Al Wahn (cinta keduniawian).

Sungguh......, Fir'aun itu akan tetap ada hingga akhir zaman. Hanya saja berubah wajah Dan bentuknya...., juga namanya. Namun secara hakikat dia akan terus ada. Sebab sejarah akan berulang, dan kita harus tetap yakin seyakinnya biidznillah Fir'aun dikalahkan oleh Musa karena Kuasa ALLAH Azza Wa Jalla...

Siapapun yang akan terpilih itu sudah menjadi takdir/sudah tertulis di Lauhul Mahfudz, tetapi Allah akan mencatat dimana kita berpihak.....

Belajaralah dari CICAK dan Burung Pipit.....

Dahulu saat Nabi Ibrahim Alaihi Salam dibakar oleh Raja Namrud, datanglah burung pipit yang bolak balik mengambil air dan meneteskan air itu di atas api yang membakar Nabi Ibrahim Alaihi Salam.

Cicak yang melihatnya tertawa.....:  "Hai pipit........!, bodohnya yang kau lakukan itu. Paruhmu yang kecil hanya bisa menghasilkan beberapa tetes air saja, mana mungkin bisa memadamkan api itu.....???.

Burung pipit pun menjawab : "Wahai cicak......, memang tak mungkinlah aku bisa memadamkan api yang besar itu, tapi aku tak mau jika Allah melihatku diam saja saat sesuatu yang Allah cintai dizholimi, Allah tak akan melihat hasilnya apakah aku berhasil memadamkan api itu atau tidak, tetapi Allah akan melihat dimana aku berpihak......".

Cicak terus tertawa, dan sambil menjulurkan lidahnya ia berusaha meniup api yang membakar Nabi Ibrahim Alaihi Salam agar cepat membesar.

Memang tiupan cicak tak ada artinya tak menambah besar api yang membakar Nabi ibrahim Alaihi Salam, tetapi Allah melihat dimana Cicak berpihak.

Hikayat ini terjadi sekarang....., dan akan terus berulang Saat Al-Qur'an dinistakan, suara Azan dipermasalahkan, bendera tauhid dibakar dan pembela Agama dikriminalisasi.

Aku bertanya padamu sahabat : Dimanakah kau berpihak......?????. Memang....., Pilihanmu tak akan mengubah sedikitpun takdir Allah..., Tapi Allah akan mencatat dimana kau berpihak. Berada di Barisan mana dirimu....., Siapa yang kamu dukung...., Siapa yang kamu pilih untuk jadi pemimpin....?.

Ingat-ingat......, pilihanmu akan dimintai pertanggungjawaban kelak di akhirat nanti....

Isnin, 23 November 2020

Pengajaran:Jom Kenali Ciptaan Allah bernama Gagak..

Ambil pelajaran berharga dari burung  Gagak.. 

Ramai yg Belum Tahu tentang Bagaimana Allah beri Burung Gagak rezeki‼️

Ada Seorang Ulama' di Bumi bercerita tentang do'a yang selalu ia lantunkan. Ia selalu mengucapkan do'a seperti berikut ini.

ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺍﺭﺯُﻗﻨَﺎ ﻛَﻤَﺎ ﺗَﺮﺯُﻕُ ﺍﻟﺒُﻐَﺎﺙََ 

Ya Allah, berilah aku rezeki sebagaimana Engkau memberi rezeki kepada bughats. 

Apakah "bughats" itu?

Dan bagaimana kisahnya?

"Bughats" anak burung gagak yang baru menetas. Burung gagak ketika mengerami telurnya akan menetas mengeluarkan anak yang disebut "bughats". 

Ketika sudah besar dia menjadi gagak (ghurab).

Apa perbedaan antara bughats dan ghurab?

Telah terbukti secara ilmiah, anak burung gagak ketika baru menetas warnanya bukan hitam seperti induknya, karena ia lahir tanpa bulu. Kulitnya berwarna putih.

Saat induknya menyaksikanya, ia tidak terima itu anaknya, hingga ia tidak mau memberi makan dan minum, lalu hanya mengintainya dari kejauhan saja.

Anak burung kecil malang yang baru menetas dari telur itu tidak mempunyai kemampuan untuk banyak bergerak, apalagi untuk terbang.

Lalu bagaimana ia makan dan minum...?

Allah Yang Maha Pemberi Rezeki yang menanggung rezekinya, karena Dialah yang telah menciptakannya.

Allah menciptakan _aroma_ tertentu yang keluar dari tubuh anak gagak tersebut sehingga mengundang datangnya serangga ke sarangnya. Lalu berbagai macam ulat dan serangga berdatangan sesuai dengan kebutuhan anak gagak dan ia pun memakannya.

ماشاءالله

Keadaannya terus seperti itu sampai warnanya berubah menjadi hitam, karena bulunya sudah tumbuh.

Ketika itu barulah gagak mengetahui itu anaknya dan ia pun mau memberinya makan sehingga tumbuh dewasa untuk bisa terbang mencari makan sendiri.

Secara otomatis aroma yang keluar dari tubuhnya pun hilang dan serangga tidak berdatangan lagi ke sarangnya.

Dia-lah Allah, Ar Razaq, Yg Maha Penjamin Rezeki.

... نَحْنُ قَسَمْنَا بَيْنَهُمْ مَّعِيشَتَهُمْ فِى الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا 

...Kamilah yang menentukan penghidupan mereka dalam kehidupan dunia...

(QS. Az-Zukhruf: Ayat 32)

Rezekimu akan mendatangimu di mana pun engkau berada, selama engkau menjaga ketakwaanmu kepada Allah, sebagaimana sabda Rasulullah shalallahu 'alaihi wassalam:

"Sesungguhnya Malaikat Jibril membisikkan di dalam qalbuku bahwa seseorang tidak akan meninggal sampai sempurna seluruh rezekinya. Ketahuilah, bertaqwalah kepada Allah, dan perindahlah caramu meminta kepada Allah. Jangan sampai keterlambatan datangnya rezeki membuatmu mencarinya dengan cara bermaksiat kepada Allah. Sesungguhnya tidak akan didapatkan sesuatu yang ada di sisi Allah kecuali dengan menta'atinya."

Jadi tidaklah pantas bagi orang-orang yang beriman berebut rezeki dan seringkali tidak mengindahkan halal haramnya rezeki itu dan cara memperolehnya.

Mari introspeksi diri, apakah muamalah dan pekerjaan yang kita lakukan ini sudah sesuai hukum الله atau belum. Mengetahui status hukum perbuatan dulu baru berbuat.

Itulah sikap selayaknya seorang muslim.

اَللّٰهُمَّ اَكْفِنِيْ بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ، وَأَغْنِنِيْ بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ.

“Ya Allah, berilah aku kecukupan dengan rezeki yang halal, sehingga aku tidak memerlukan yang haram, dan berilah aku kekayaan dengan karuniamu, sehingga aku tidak memerlukan bantuan orang lain, selain diri-Mu.” (HR. Ahmad)

Oleh sebab itu wahai kaum muslim, janganlah kita takut akan kurangnya rezeki, Allah Subhanahuwata'ala sudah mengatur rezeki. Sadarilah kitalah yang sebenarnya tidak pernah puas dan qanaah (menerima) dalam mensyukuri nakmat. Perbanyaklah bersyukur dan beristiqfar agar kita disayang Allah Subhanahuwata'ala.

Semoga hidup kita dicukupkan oleh rezeki yang halalan thoyyiban dan dipenuhi keberkahan didalam mencari karunia Allah Subhanahuwata'ala diatas muka bumi ini.